ABOUT US

PEDUNGAN  VILLAGE  MIRAI BY BINA DESA

Halo! Selamat Datang di  Website Pedungan Village Mirai

Kami sangat senang bisa menyapa anda di ruang digital ini. Website Pedungan Village Mirai hadir secara khusus sebagai wadah informasi, dokumentasi kegiatan, dan media edukasi interaktif dari program  Bina Desa Pedungan Tahun 2026. Melalui platform ini, kami ingin membagikan setiap cerita, ilmu, dan perkembangan positif yang telah kita bangun bersama. 

Terwujudnya website dan program ini tentu tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh elemen masyarakat Kelurahan Desa Pedungan dan seluruh tim terlibat yang telah berjalan beriringan bersama kami.

Besar harapan kami  website ini dapat memberikan manfaat yang luas, mempererat kolaborasi di antara kita, serta menjadi langkah kecil bagi masyarakat Desa Pedungan untuk menjadi pribadi yang lebih edukatif, peduli lingkungan, dan sikap adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Yuk, mari kita jadikan ruang ini sebagai awal dari perubahan positif yang berkelanjutan!

Salam hangat,

Tim Bina Desa Pedungan Tahun 2026.

Makna Pedungan Village Mirai

Pedungan Village Mirai berasal dari gabungan kata Pedungan Village dan kata Jepang Mirai (未来) yang berarti “masa depan”. Nama ini mencerminkan harapan untuk membangun Desa Pedungan yang lebih edukatif, peduli terhadap lingkungan, tetap melestarikan budaya, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan.

Tujuan Pedungan Village Mirai

Pedungan Village Mirai dibuat sebagai media informasi, dokumentasi, edukasi, serta publikasi kegiatan Bina Desa Pedungan 2026. Website ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai program dan kegiatan yang mendukung kemajuan Desa Pedungan melalui pengembangan edukasi, pelestarian budaya, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemanfaatan teknologi di era modern. Website dan program Bina Desa ini ditujukan kepada masyarakat Desa Pedungan, sekolah-sekolah, serta berbagai instansi terkait agar dapat memperoleh informasi dan edukasi mengenai kegiatan Bina Desa sekaligus meningkatkan partisipasi dalam mendukung pembangunan desa yang lebih maju dan inovatif.

Our Story

Kampus Berdampak Desa Pedungan, Denpasar Selatan, Bina Desa 2026

“Amerta Bhuwana Raksa”

Kampus Berdampak Desa Pedungan, Denpasar Selatan, Bina Desa 2026 merupakan program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai bentuk kontribusi nyata dalam bidang pendidikan dan lingkungan di Desa Adat Pedungan, Denpasar Selatan. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi mahasiswa dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat edukatif, kreatif, dan berdampak positif.

Mengusung tema “Amerta Bhuwana Raksa,” Bina Desa Pedungan 2026 membawa semangat menjaga kehidupan dan lingkungan melalui pengabdian serta aksi nyata di tengah masyarakat.

Tim Bina Desa Pedungan 2026 

Tim Bina Desa Pedungan 2026 terdiri atas 15 mahasiswa/i angkatan 2023 yang berasal dari Program Studi Sastra Inggris dan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana. Sebanyak 11 anggota berasal dari Program Studi Sastra Inggris dan 4 anggota lainnya berasal dari Program Studi Sastra Jepang.

Dalam pelaksanaannya, tim dibagi ke dalam beberapa divisi untuk mendukung koordinasi dan keberlangsungan kegiatan secara efektif. Adapun susunan tim Bina Desa Pedungan 2026 adalah sebagai berikut:

Koordinator Desa

I Gusti Agung Ngurah Gorda

Wakil Koordinator Desa

Ni Putu Ristya Dewi

Sekretaris

Tisya Anindita

 

Bendahara

Gusti Ayu Chindy Bella Setyari

 

Divisi Acara

Made Meta Marthavina

Gek Putu Bintang Prada Apsara

Ni Wayan Dea Velina

 

Divisi Perlengkapan

I Putu Indra Prayoga

I Made Surya Pradnyana

 

Divisi Media Kreatif

Made Denanda Naithoed Welaga

Ni Putu Rira Califia Putri Karna

Yohanis Lipson Emron Pero

 

Divisi Kesekretariatan dan Hubungan Masyarakat

Vania Amelia Cristina Tarigan

Gusti Ayu Dian Lestari

 

Divisi Konsumsi dan Rohani

Ni Putu Ayu Diah Laksmi Subrata

Dosen Pembimbing Lapangan

Kegiatan Kampus Berdampak Desa Pedungan, Denpasar Selatan, Bina Desa 2026 dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL):

I Gusti Ngurah Mayun Susandhika, S.S., M.Hum.

Dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana.

Beliau berperan dalam memberikan arahan dan pendampingan kepada seluruh anggota tim selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

“Amerta Bhuwana Raksa”

Kampus Berdampak Desa Pedungan, South Denpasar, Bina Desa 2026 is a community service program organized by university students as a form of meaningful contribution in the fields of education and environmental awareness within the Pedungan Traditional Village, South Denpasar. This program serves as a platform for students to collaborate with the local community through various educational, creative, and impactful activities.

Carrying the theme “Amerta Bhuwana Raksa,” Bina Desa Pedungan 2026 embodies the spirit of preserving life and protecting the environment through community service and real action within society.

Bina Desa 2026 Team

Literature Study Program, while the remaining 4 members are from the Japanese Literature Study Program.

To support effective coordination and implementation of activities, the team is divided into several divisions. The organizational structure of the Bina Desa Pedungan 2026 team is as follows:

 

Village Coordinator

I Gusti Agung Ngurah Gorda

Vice Village Coordinator

Ni Putu Ristya Dewi

 

Secretary

Tisya Anindita

 

Treasurer

Gusti Ayu Chindy Bella Setyari

 

Event Division

Made Meta Marthavina

Gek Putu Bintang Prada Apsara

Ni Wayan Dea Velina

 

Logistics Division

I Putu Indra Prayoga

I Made Surya Pradnyana

 

Creative Media Division

Made Denanda Naithoed Welaga

Ni Putu Rira Califia Putri Karna

Yohanis Lipson Emron Pero

 

Secretariat and Public Relations Division

Vania Amelia Cristina Tarigan

Gusti Ayu Dian Lestari

 

Consumption and Spiritual Division

Ni Putu Ayu Diah Laksmi Subrata

Field Supervising Lecturer

Kampus Berdampak Desa Pedungan, South Denpasar, Bina Desa 2026 is supervised by the Field Supervising Lecturer (DPL):

I Gusti Ngurah Mayun Susandhika, S.S., M.Hum.

Lecturer of the Indonesian Literature Study Program, Faculty of Humanities, Udayana University.

He plays an important role in providing guidance and assistance to all team members throughout the implementation of the program and its activities.

“Amerta Bhuwana Raksa”

Kampus Berdampak Desa Pedungan, South Denpasar, Bina Desa 2026 は、大学生による地域貢献活動プログラムです。本プログラムは、Pedungan Traditional Village, South Denpasar において、教育および環境意識の向上を目的として実施されています。

また、学生が地域住民と協力しながら、教育的かつ創造的で社会に良い影響を与えるさまざまな活動を行う場となっています。

「Amerta Bhuwana Raksa」というテーマには、地域社会への奉仕と実践的な活動を通して、生命を守り環境を保全するという理念が込められています。

Bina Desa 2026 Team

活動の円滑な運営と効果的な実施のため、チームは以下の部門で構成されています。

村落コーディネーター

I Gusti Agung Ngurah Gorda

副村落コーディネーター

Ni Putu Ristya Dewi

書記

Tisya Anindita

会計

Gusti Ayu Chindy Bella Setyari

イベント部門

Made Meta Marthavina

Gek Putu Bintang Prada Apsara

Ni Wayan Dea Velina

物品・設備部門

I Putu Indra Prayoga

I Made Surya Pradnyana

クリエイティブ・メディア部門

Made Denanda Naithoed Welaga

Ni Putu Rira Califia Putri Karna

Yohanis Lipson Emron Pero

秘書・広報部門

Vania Amelia Cristina Tarigan

Gusti Ayu Dian Lestari

消費・宗教部門

Ni Putu Ayu Diah Laksmi Subrata

現地指導教員(DPL)

Kampus Berdampak Desa Pedungan, South Denpasar, Bina Desa 2026 は、以下の現地指導教員(DPL)の指導のもとで実施されています。

I Gusti Ngurah Mayun Susandhika, S.S., M.Hum.

Udayana University Faculty of Humanities, Indonesian Literature Study Program の講師。

プログラムおよび各活動の実施期間を通して、チーム全体への指導と助言を行う重要な役割を担っています。

Program dan Kegiatan Bina Desa Pedungan 2026

INDONESIA

Program dan kegiatan yang dilakukan di daerah kelurahan Pedungan oleh kelompok Bina Desa Pedungan 2026, meliputi : 

  1. Ecoenzym , ecoenzym merupakan hasil fermentasi dari kulit buah atau sayur dengan air gula merah yang di diamkan selama beberapa bulan, bertujuan untuk membersihkan, menyuburkan tanah Dan mengendalikan hama. Beberapa contoh banjar di Pedungan yang sudah kita adakan sosialisasi seperti : Banjar Sama, Kaja dan Sawah.
  2. Pot pourri Dan biopori, pot pourri merupakan pengharum ruangan yang berbahan dasar kulit buah yang sudah dikeringkan, memiliki manfaat seperti : mengurangi kehadiran bakteri, mengusir stress Dan dapat menyegarkan udara di dalam ruangan. Sedangkan biopori merupakan resapan air untuk mengatasi masalah genangan air Dan resapan tanah. Biasanya berukuran berdiameter antara 10 sampai 30 cm dengan kedalamam 80 sampai 100 cm. Manfaat nya seperti : mencegah banjir, mengurangi sampah organik dan meningkatkan daya serap air. Beberapa contoh sekolah dasar di Pedungan yang sudah kita adakan sosialisasi pot pourri dan biopori seperti, SD 5 Pedungan, SD 2 Pedungan dan SD 7 Pedungan.
  3. Pengajaran bahasa inggris dan bahasa jepang, disamping sosialisasi, kelompok Bina Desa Pedungan juga melakukan pengajaran bahasa inggris dan bahasa jepang di beberapa sekolah dasar, agar dapat meningkatkan pengetahuan siswa siswi tentang bahasa asing. Beberapa contoh sekolah dasar yang sudah kita lakukan pengajaran seperti : SD 5 Pedungan, SD 2 Pedungan dan SD 7 Pedungan.
  4. Selain keempat kegiatan diatas, Bina Desa Pedungan 2026 juga membantu dalam kegiatan posyandu di daerah kelurahan Pedungan, di beberapa banjar contoh nya di banjar Pande, Pitik dan Menesa.
  5. Terakhir adalah melakukan kunjungan kepada lansia di daerah kelurahan Pedungan dengan memberikan beberapa makanan seperti ubi, jagung, telur dan edamame yang sudah direbus.
ENGLISH

Bina Desa Pedungan 2026 team has been actively working across the Pedungan village community. Here is a look at the key initiatives and activities we have carried out:

Eco-Enzyme Initiatives

We introduced the community to eco-enzymes, a natural solution made by fermenting fruit peels and vegetable scraps with brown sugar and water for several months. This powerful mixture helps purify water, enrich the soil, and act as a natural pest control. We have already held educational workshops on this in several neighborhoods (banjar), including Banjar Sama, Banjar Kaja, and Banjar Sawah.

Potpourri & Biopore Infiltration Holes

To promote environmental care at an early age, we visited local elementary schools to introduce two great eco-projects:

Potpourri: An all natural room freshener made from dried fruit peels. It helps reduce airborne bacteria, relieves stress, and naturally refreshes indoor air.

Biopores: Narrow, vertical holes (10 until 30 cm in diameter and 80 until 100 cm deep) drilled into the ground to improve water absorption. They are fantastic for preventing local flooding, reducing organic waste, and restoring the water table. These hands on sessions were successfully held at SD 5 Pedungan, SD 2 Pedungan, and SD 7 Pedungan.

Foreign Language Teaching

Alongside our environmental efforts, we wanted to help young students expand their horizons. Our team conducted fun, interactive English and Japanese language lessons for elementary students to boost their confidence and foreign language skills. This program was rolled out at SD 5 Pedungan, SD 2 Pedungan, and SD 7 Pedungan.

Supporting Local Health Clinics (Posyandu)

Community health is close to our hearts. The team stepped in to assist healthcare workers and volunteers at local Posyandu (maternal and child health clinics) across various neighborhoods, including Banjar Pande, Banjar Pitik, and Banjar Menesa.

Elderly Care and Home Visits

To show our support and care for the village elders, we conducted heartwarming home visits to local senior citizens in Pedungan. During these visits, we spent time with them and shared nutritious, wholesome snacks, including boiled sweet potatoes, corn, eggs, and edamame